FORKOM EKS MENWA UI



 
IndeksPortalMilisWebBeritaGalleryCalendarFAQPencarianPendaftaranLogin
PARA ALUMNI DAN ANGGOTA RESIMEN MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA SILAHKAN BERGABUNG DI FORUM KOMUNIKASI INI ...
ANDA ANGKATAN APA?
Latest topics
» LENSA: 4 Cara Suap Resmi di Indonesia: Militer AS vs Militer RI
4/3/2015, 14:55 by uddin_jaya4

» SalamYonUI
4/3/2015, 14:27 by uddin_jaya4

» TEMU ALUMNI MENWA UI 2014
5/3/2014, 22:11 by suci.pratiwi

» KESAN: Pengalaman Sebagi Perwira TNI
5/10/2013, 17:18 by hanung sunarwibowo

» FOTO: LASARMIL MENWA UI 2010
7/6/2011, 14:57 by roy

» UCAPAN: Selamat Natal dan Tahun Baru
28/12/2010, 11:37 by Administrator

» jual kamera cctv 3G cam cuma 2,35jt aj
21/12/2010, 10:06 by toekang.modem03

» jual modem xtend pengganti supreme hrg terjangkau
21/12/2010, 10:02 by toekang.modem03

» ESAI: Negara Manakah Terkaya di Dunia?
1/9/2010, 01:56 by Administrator

» WEBINFO: Alamat Internet Situs Alumni MENWA UI
23/8/2010, 03:04 by Administrator

» WEBINFO: E-mail Alumni MENWA
23/8/2010, 02:32 by TESQSCAPE

» INTRO: TESQSCAPE
23/8/2010, 02:26 by TESQSCAPE

» LENSA: Pendidikan Bela Negara MENWA UI
23/7/2010, 06:50 by Administrator

» WTS: M1306 Black 300rb + PCI Serial + USB 3.0
20/7/2010, 11:28 by toekang.modem03

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
22/2/2010, 08:44 by Administrator

» HEBOH: KontroVersi Sekitar Buku "Membongkar Gurita Cikeas: Dibalik Skandal Bank Century"
11/1/2010, 20:47 by Administrator

» KASUS: Mengungkap Skrenario Di Balik Kasus Antasari - Rani - Nasruddin
11/1/2010, 20:41 by Administrator

» KASUS: Cicak VS Buaya | KPK VS POLRI: Skandal Bank Century dan Keterlibatan Para Petinggi Negara RI
11/1/2010, 20:37 by Administrator

» LENSA: KontroVersi MENKES RI: NAMRU-2 Alat Intelijen AS di Indonesia
4/1/2010, 08:33 by Administrator

» LENSA: KontroVersi Kabinet: Rahasia dibalik Bursa Pemilihan Para Menteri SBY
4/1/2010, 08:17 by Administrator

» KONTROVERSI: BALIBO: Pembantaian Lima Wartawan Australia oleh TNI di TimTim
4/1/2010, 07:22 by Administrator

» WTS: WaveCom Terlengkap Buat Server Pulsa
10/12/2009, 11:10 by toekang.modem03

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Enjoy Urus Hilir Migas
15/10/2009, 06:50 by Administrator

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Calon Kuat Menteri ESDM?
15/10/2009, 05:26 by Administrator

» INFO ALUMNI: Tubagus Haryono Dianugerahkan Tanda Kehormatan SatyaLancana WiraKarya
15/10/2009, 05:24 by Administrator

» LENSA: OutBound di Lingkungan MENWA UI
8/10/2009, 19:00 by Administrator

» INFOTEK: REAL-KILLER CELLULAR FIREGUN: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
26/9/2009, 15:23 by EE ONE S

» INFOTEK: ANTICRIME CELL STUNGUN: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
26/9/2009, 14:45 by EE ONE S

» KULTUM: FITHR dan FITHRAH. Apa Ma'na Sebenarnya?
26/9/2009, 13:48 by EE ONE S

» UCAPAN: Selamat 'Iydul Fithri - Mohon Ma'af Lahir dan Bathin
26/9/2009, 07:52 by Administrator

» KULTUM: SHILATURRAHIMI: Kenapa? Untuk Apa? Bagaimana?
26/9/2009, 06:50 by Administrator

» DIKLAT: Terjun | AeroSport: Parachuting + Sky Diving
25/9/2009, 08:34 by Administrator

» LOGO: Forum Komunikasi Alumni MENWA UI
25/9/2009, 08:26 by Administrator

» INFO: Angkatan MENWA UI
22/9/2009, 18:35 by hanung sunarwibowo

» LAPOR: Hanung Sunarwibowo 1987: Calon Tamtama Baru
22/9/2009, 17:38 by Administrator

» INFO: Hari-Raya Lebaran | 'Iydul Fithri 1 Syawal 1430 H = 20 September 2009 M
16/9/2009, 17:49 by Administrator

» NEWS: UI Targetkan Beasiswa Capai Rp 40 Miliar
16/9/2009, 16:58 by Administrator

» LENSA: Wujud Nyata Toleransi Antar Umat Beragama
28/8/2009, 07:26 by Administrator

» DZIKIR: Muslim? Segera Dirikan Sholat. Waktu Tiba. Allah Tunggu Laporan Anda!!!
28/8/2009, 04:50 by Administrator

» ACARA: Buka Puasa Bersama MENWA UI 2009: Sabtu 05-09-09 16:00 WIB
27/8/2009, 20:26 by Administrator

» LAPOR: Arfan. Angkatan Rencong. Salam
27/8/2009, 20:13 by Administrator

» PUASA: Jadwal Sholat dan Imsyak Ramadhan Seluruh Wilayah Indonesia
23/8/2009, 12:27 by Administrator

» NEWS: Jakarta Kembali Diguncang Teror Bom 17-07-09
8/8/2009, 18:16 by Administrator

» INFO: Uang Pecahan Baru Rp 2.000
20/7/2009, 08:24 by Administrator

» UCAPAN: Met UlTah ... ... ...
19/7/2009, 21:38 by Mona Liza

» UNIK: A Very Special Time Forever: 12:34:56 07/08/09
19/7/2009, 06:51 by Administrator

» SERBA-SERBI: Sesal Dahulu Pendapatan. Sesal Kemudian Tak Berguna
18/7/2009, 10:10 by Administrator

» KONFERENSI PERS SBY: INFO BIN: SBY Akan Ditembak Teroris di Kepala
18/7/2009, 10:00 by Administrator

» LAPOR: Lapor Juga: Mona Liza Merpati ...
18/7/2009, 09:51 by Administrator

» LAPOR: Andra. Arjuna 96: Salam Kenal
18/7/2009, 09:49 by Administrator

Top posters
Administrator (383)
 
uddin_jaya4 (48)
 
EE ONE S (36)
 
ben (29)
 
hanung sunarwibowo (12)
 
Dedy Afianto (10)
 
Chandra Susanto (5)
 
toekang.modem03 (4)
 
Mona Liza (4)
 
PROTEK (2)
 
Statistics
Total 113 user terdaftar
User terdaftar terakhir adalah rmochtar

Total 546 kiriman artikel dari user in 117 subjects
User Yang Sedang Online
Total 4 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 4 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 34 pada 4/6/2013, 23:59
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
October 2017
MonTueWedThuFriSatSun
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
CalendarCalendar
MILIS EXMENWA-UI

Untuk yang sudah bergabung



klik ikon diatas ini untuk
melihat pesan e-mail terakhir!



Untuk yang belum bergabung



klik ikon diatas ini untuk
menjadi anggota milis.
Berita Terkini
UNIVERSITAS INDONESIA


Provided By :
Administrator Forum EXMENWA-UI


Provided By :
Administrator Forum EXMENWA-UI


Provided By :
Administrator Forum EXMENWA-UI
Poll
Anda Angkatan Apa?
WALAWA | SATGASMA
7%
 7% [ 1 ]
Kalong
7%
 7% [ 1 ]
Garuda
0%
 0% [ 0 ]
Rajawali
0%
 0% [ 0 ]
Jaya IV
7%
 7% [ 1 ]
Yudha
0%
 0% [ 0 ]
Ksatria
0%
 0% [ 0 ]
Mandala
7%
 7% [ 1 ]
Elang
0%
 0% [ 0 ]
Kobra
14%
 14% [ 2 ]
Lumba-Lumba
0%
 0% [ 0 ]
Cakra
0%
 0% [ 0 ]
Merpati
7%
 7% [ 1 ]
Kamboja
0%
 0% [ 0 ]
Seroja
0%
 0% [ 0 ]
Pasopati
0%
 0% [ 0 ]
Bima
0%
 0% [ 0 ]
Arjuna
7%
 7% [ 1 ]
Yudistira
0%
 0% [ 0 ]
Kresna
0%
 0% [ 0 ]
Nakula-Sadewa
0%
 0% [ 0 ]
Gagak
0%
 0% [ 0 ]
Rencong
14%
 14% [ 2 ]
Wira Makara
0%
 0% [ 0 ]
Lainnya
29%
 29% [ 4 ]
Total Suara : 14
Internet Banking
Iklan

Share | 
 

 INFO: Garuda Raksasa Indonesia

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 18:55

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [1]

Biar tak jadi pertanyaan tak berkesudahan, berikut adalah jawaban dan kepastiannya. Tp sblmnya, marilah kita tinjau kembali dari atas ke bawah. Bangunan apa gerangan itu sebenarnya? Siapa perancangnya? Utk apa? Oleh Siapa? Milik Siapa?


Pemandangan dari ketinggian 5.000an kaki atau sekitar 1.200an meter.
Optimasi citra: format: jpg, dimensi: 700px x 610px dari 750px x 654px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 64kb
[klik foto utk memperbesar, 1051px x 917px, 90%, 390kb]
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 18:56

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [2]


Pemandangan dari ketinggian 2.000an kaki atau sekitar 600an meter
Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 610px dari 750px x 654px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 58kb
[klik foto utk memperbesar, 1051px x 917px, 90%, 330kb]
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 18:57

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [3]


Pemandangan dari ketinggian 1.500an kaki atau sekitar 400an meter
Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 610px dari 750px x 654px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 52kb
[klik foto utk memperbesar, 1051px x 917px, 90%, 227kb]
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 18:58

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [4]


Pemandangan dari ketinggian 1.000an kaki atau sekitar 300an meter
lebih-kurang jarak minimum untuk terjunpayung statik bagi para penerjun pemula,
waktu dulu saya pertama kali terjun dari pesawat, pemandangannya seukuran ini.
Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 802px dari 750px x 860x, kualitas: 50%, ukuran BIT: 58kb
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 18:59

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [5]


Ini maket rencana bangunan garuda tersebut, dibuat oleh Studio 83. REZAN Production. Architecture Model.
Nama Proyek: Graha Garuda Tiara indonesia (GGTI)
Lokasi Proyek: Kecamatan Cileungsi. Kabupaten Bogor. Jawa Barat.
Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 517px dari 750px x 554px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 53kb
[klik foto utk memperbesar, 1580px x 1145px, 90%, 534kb, skala 1 : 500]

Type model : Finishing, Presentasi
Ukuran : 3500 mm x 1500 mm
Pembuatan : Agustus 1997
Maket Owner : PT. Studio 83
CP: Luthfi 062 81-2935-4114, Refnaldy 0813-1072-0402

Sumber:
http://rezandmodel.blogspot.com/2008/08/graha-garudacileungsi-bogor.html
http://1.bp.blogspot.com/_z2LYDBTwKCA/SLX47xISW9I/AAAAAAAAAN8/VoAgMZJKCTg/s1600-h/Model+%26+Maket+Graha+Garuda+2.jpg
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 19:00

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [6]

Ternyata bangunan garuda raksasa itu adalah proyek mandek dan terbengkalai peninggalan rezim mendiang presiden Soeharto. Proyek itu adalah milik PT GGTI (Graha Garuda Tiara Indonesia), dgn Siti Hardiyati Rukmana alias Bu Tutut puteri sulung mendiang Pa Soeharto sebagai Komisaris Utama.



Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 610px dari 750px x 563px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 33kb


Bangunan ini diberi nama Graha Garuda Tiara Indonesia, mulai dibangun pd awal 1995, dgn luas total banguan 58.000 m2, diatas lahan seluas 44,6 hektar, di Cileungsi, Bogor. Peruntukkannya adalah hotel dan pusat konvensi setara bintang hotel 3. Semula dimaksudkan utk menuai rezeki sbg tempat penampungan atlit Sea Games XIX, yg digelar di Jakarta pd Oktober 1997 lalu.
. . .
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 19:03

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [7]

GGTI selanjutnya merurut rencana sang komisaris akan digunakan sbg asrama KIRANA (Kirab Remaja Nasional) semacam program baris-berbaris remaja bikinan putri sulung mendiang Om Toto tsb, dan disewakan secara komersial, temasuk utk bbg even di Sentul dan sekitarnya.



Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 610px dari 750px x 563px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 22kb

Tampaknya proyek mercu suar ini sengaja tdk dipublikasikan atau memang sengaja dirahasiakan, utk mencegah munculnya bbg kecaman, spt yg pernah terjadi dgn proyek TMII (Taman Mini Indonesia Indah) yg digagas oleh mendiang Ibu Tien Soeharto.

Agustus 1995, bangunan rampung 70 persen, tapi PT GGTI kehabisan dana. Proyek ini terhenti sekitar 1 1/2 tahun. Baru kemudian stlh ada "power play" sang ayah dan kolusi para menteri, PT GGTI memperoleh kucuran kredit sekitar Rp 75 milyar via BTN dgn kadar bunga rendah sekali, kurang dari 1/3 bunga komersial rata-rata, bahkan mencapai 1/4nya, dengan jangka waktu pengembalian 9 tahun, dan dgn grace period 2 tahun.

Pertengahan Desember 1996 dana kredit mulai dikucurkan, dan pembangunan dilanjutkan per awal 1997. Namun sampai hari H Sea Games XIX, Oktober 1997, GGTI yg konon sisa 30 persen tsb msh blm juga rampung. Tampaknya sebagian dana kucuran bank ini mengalir ke rekening bbrp individu yg terlibat dlm pencairan pinjaman ini.

Utk memperlancar proyek, tak tangung-tangung sang komisaris pun diangkat menjadi salah seorang menteri dlm kabinetnya oleh sang Ayah, meski suara sumbang berdengung disana-sini.

. . .
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 19:04

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [8]

Namun sampai pertengahan 1998, proyek tsb msh blm bergeming, dan sementara itu PT GGTI tak mampu melunasi pinjamannya, krn tak beroperasinya GGTI sesuai target waktu jatuh tempo, yakni pertengahan 1977, dimana sebagian besar pemasukan diharapkan adalah dari peserta Sea Games XIX dan para tamu asing lainnya.

Sang Babe pun lengserkah sudah! Hilanglah segalanya. Hingga ujungnya pd akhir 1988, kredit GGTI pun dinyatakan macet. Dan pada 31 Maret 1999, seluruh posisi kredit atas nama PT GGTI di BTN Cabang Kuningan, Jakarta, diambil over oleh BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional).

Sekarang, kasus GGTI sdh ditangan lembaga negara berwenang, tapi malang, sejauh mata memandang, GGTI tenggelam ditelan alang-alang, kecuali kita terbang melayang, atau mengambang spt satelit sumber foto Google Earth di awang-awang . . .


Optimasi citra: format: jpg, dimensi 700px x 610px dari 750px x 563px, kualitas: 50%, ukuran BIT: 49kb

Sumber:
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2001/02/26/LU/mbm.20010226.LU78201.id.html
http://rezandmodel.blogspot.com/2008/08/graha-garudacileungsi-bogor.html
http://1.bp.blogspot.com/_z2LYDBTwKCA/SLX47xISW9I/AAAAAAAAAN8/VoAgMZJKCTg/s1600-h/Model+%26+Maket+Graha+Garuda+2.jpg
http://ryosaeba.wordpress.com/2008/11/13/garuda-di-google-earth/
http://katawaktu.multiply.com/journal/item/26/Project_Jadul_-_Garuda_Tiara_
http://katawaktu.multiply.com/photos/hi-res/upload/Ro4H3QoKCnMAAHhDiG81
http://wikimapia.org/5241574/Komplek-Graha-Garuda-Tiara-Yayasan-Kirab-Remaja-Nasional:
dll.
Kembali Ke Atas Go down
Administrator
Administrator
Administrator
avatar

Male
Banyak Pemposan : 383
Poin : 5321
Reputasi : 8
Sejak : 02.12.07
Predikat :
  • Alumnus
Angkatan Tahun : SATGASMA 19761982
Fakultas : FMIPA
Profesi | Pekerjaan : IT Consultant
Lokasi Domisili : Parung. Bogor | Sawangan. Depok
Slogan : Tiap sesuatu adalah unik

PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   24/6/2009, 19:06

PENJELASAN TUNTAS TENTANG BANGUNAN GARUDA RAKSASA [9]

Berikut adalah kutipan dari majalah TEMPO Interaktiv 26 Februari 2001

Laporan Utama

Dana Tutut dari Bung Tandjung

Kasus Rp 75 miliar dana JAMSOSTEK menyeret keterlibatan Tutut dan Akbar Tandjung.


DAFTAR kasus yang memburu Siti Hardijanti Rukmana bakal bertambah panjang. Selain berbagai perkara dugaan korupsi Cendana yang terus menguntitnya, kini ada satu lagi yang tengah ditempel ketat sebuah tim khusus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) partai Presiden Abdurrahman yang belakangan gencar melancarkan serangan balik dengan membongkar kasus-kasus korupsi kakap Orde Baru. Ini sebuah kasus lama menyangkut PT Graha Garuda Tiara Indonesia (GGTI), yang komisaris utamanya adalah Tutut. Dari sejumlah dokumen yang didapat TEMPO, perkara bermula pada awal 1995, ketika GGTI mulai membangun gedung Graha Garuda Tiara Indonesia wisma setara dengan hotel bintang tiga. Hotel dengan luas bangunan 58 ribu meter persegi di atas areal 44,6 hektare itu terletak di Cileungsi, Bogor. Proyek itu dibikin untuk menangguk rezeki Sea Games XIX, yang digelar di Jakarta pada Oktober 1997. Graha Garuda semula ditetapkan sebagai tempat penampungan atlet dan asrama Kirab Remaja Nasional semacam program baris-berbaris pemuda bikinan putri sulung Soeharto itu.

Tutut boleh berencana, kenyataan menentukan lain. Baru berjalan beberapa bulan, tepatnya Agustus 1995, proyek sudah macet kehabisan dana. Hampir 15 bulan lamanya terbengkalai. Bangunan baru rampung 70 persen. Tapi Cendana selalu punya jalan pintas. Dibidiklah kredit murah dari BTN. Jumlahnya Rp 75 miliar. Untuk itu, lobi tingkat tinggi kembali dimainkan. Titik terang berpendar pada Oktober 1996. Sang ayahanda, Presiden Soeharto, sudah memberi restu. Tutut bertemu dengan Menteri Negara Perumahan Rakyat Akbar Tandjung dan Menteri Tenaga Kerja Abdul Latief.

Kata sepakat dicapai. BTN akan menggelontorkan kredit Rp 75 miliar dengan bunga supermurah, 10 persen saja, dengan jangka waktu 9 tahun. Kemudahan lain: grace period 2 tahun. Asal-muasal dana tak lain dari kas Jamsostek. Caranya, ini yang asyik, PT Jamsostek akan menempatkan deposito persis sejumlah itu di BTN dengan suku bunga 8,5 persen. Kala itu BTN dan Jamsostek masing-masing berada di bawah payung kedua menteri.

Soal itu tertera dalam surat Menteri Akbar di atas kop resmi pada 16 Oktober 1996 kepada Menteri Latief. Bunyinya, antara lain, Perihal penempatan dana PT Jamsostek dengan bunga yang rendah seperti yang saya sampaikan di atas telah juga saya laporkan kepada Bapak Presiden dan beliau pada prinsipnya dapat memahaminya . Untuk penempatan dana PT Jamsostek sejumlah tersebut di atas, kepada saya diberi petunjuk untuk segera membicarakannya dengan Saudara Menteri Tenaga Kerja. Sesuai dengan pembicaraan kita pada tanggal 11 Oktober 1996 maka saya mengharapkan agar sekiranya Sdr. Menteri dapat menyetujui penempatan dana PT Jamsostek tersebut pada BTN. Beres sudah. Maka, direksi GGTI pun secara resmi mengajukan permohonan kredit.

Yang menarik, permohonan sempat ditampik. Pada 10 Desember 1996, keluar saran dari Wakil Kepala Biro Kredit Umum BTN agar proposal kredit ditolak. Ada dua alasannya. Lokasi penampungan atlet Sea Games toh telah diputuskan untuk dialihkan ke Hotel Mulia Senayan. Sedangkan jika Graha Garuda dijadikan hotel komersial, lokasinya yang jauh di pelosok dinilai tidak punya prospek.

Tapi, siapa bisa menghalangi laju kencang lobi Istana Pada 12 Desember 1996, surat dari Menteri Latief kepada Direksi PT Jamsostek memastikan segalanya. Sesuai dengan laporan lisan kami pada Bapak Presiden RI tanggal 10 Desember 1996 harap Saudara menempatkan dana sejumlah Rp 75 miliar sebagai deposito berjangka di Bank Tabungan Negara (Persero) dengan bunga 8,5 persen per tahun, begitu bunyinya.

Pendek kata, dana pun lancar mengalir. Beres Tidak, gedung tak juga rampung. Bahkan, sampai akhir 1998, GGTI tak mampu melunasi kewajibannya. Kredit pun dinyatakan macet. Dan pada 31 Maret 1999, seluruh posisi kredit atas nama GGTI di BTN Cabang Kuningan, Jakarta, diambil oper Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Di sini soalnya. Jamsostek jelas dirugikan. Dana yang keburu ditempatkannya itu yang notabene merupakan dana publik yang berasal dari iuran pekerja untuk jaminan kesehatan dan pensiun macet dan tak bisa ditarik. Dan, hitung punya hitung, gara-gara dipatok dengan suku bunga rendah (8,5 persen), Jamsostek juga paling tidak dirugikan sekitar Rp 38 miliar. Bayangkan saja, pada Desember 1996 suku bunga komersial untuk deposito mencapai 18 persen. Bahkan, pada Agustus 1998 sempat melonjak ke kisaran 60 persen.

Arifin Junaidi dari PKB menyoroti hal lain. Orang dekat Presiden Abdurrahman Wahid ini mempertanyakan kenapa sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Akbar lantas sampai perlu campur tangan dalam urusan yang berkaitan dengan olahraga. Juga kenapa Ketua Umum Golkar itu membuat surat di atas kop surat Menpera. Sulit untuk menduga tak ada kolusi dan penyalahgunaan kekuasaan. Masa, orang mau utang ke BTN kok minta jaminan lewat Menpera, katanya.

Kepada TEMPO Akbar juga mengungkapkan kronologi yang sama. Keterlibatannya berawal ketika ia dikontak Hayono Isman, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga ketika itu. Hayono memintanya menerima Direktur Utama GGTI, Mohamad Jarman. Tujuannya, supaya mempertemukan Jarman dengan direksi BTN untuk pendanaan proyek. Kita tahu, BTN menyediakan kredit untuk membangun gedung dan perumahan dengan bunga yang relatif rendah, kata Akbar.

Soal kenapa yang dipilih adalah perusahaan Tutut, Soeharto sudah mengeluarkan titah. Akbar menunjukkan selembar disposisi Presiden yang antara lain berbunyi, supaya Menpera membantu penyelesaian proyek ini. Pendek kata, Akbar berkilah sebagai menteri ia tak punya pilihan lain selain melaksanakannya. Tugas saya sebatas menghubungkan perusahaan itu dengan Pak Latief. Bahwa yang melaksanakan adalah perusahaan milik anaknya, Anda tahu sendiri bagaimana di masa itu, katanya.

Ia juga menyangkal asumsi bahwa dari dana Jamsosteklah proyek itu sebenarnya dibiayai. Persoalan kredit macet juga, menurut dia, penuh menjadi tanggung jawab GGTI dengan BTN dan BPPN. Tak ada lagi kaitannya dengan saya, Pak Latief, atau Pak Mar'ie, katanya.

Abdul Latief tak menanggapi permohonan konfirmasi dari TEMPO. Penjelasan dari Tutut juga belum bisa diperoleh. Ditemui Jumat siang kemarin, ia cuma menjanjikan akan memberikan penjelasan pada kesempatan lain. Pekan lalu, usai diperiksa dalam kasus proyek pemasangan pipa se-Jawa, ia sempat mengeluh, Aku ini dikuyo-kuyo (disia-siakan) dari dulu, kok.

Dan para peserta Jamsostek bisa mengeluhkan hal yang sama. Justru merekalah yang telah dikuyo-kuyo Cendana.

Sumber: http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2001/02/26/LU/mbm.20010226.LU78201.id.html
Repoter: Karaniya Dharmasaputra, Adi Prasetya, Andari Karina Anom, Endah W.S.
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




PostSubyek: Re: INFO: Garuda Raksasa Indonesia   

Kembali Ke Atas Go down
 
INFO: Garuda Raksasa Indonesia
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
FORKOM EKS MENWA UI :: FORUM BEBAS :: Wawasan Pemandangan :: Sosial - Politik - Ekonomi - Hukum dan Kriminalitas-
Navigasi: